Salah

tatap matamu indah berkilau
seakan berbicara kaulah orang yang mengerti aku
tatap matamu ramah meyakinkanku
bahwa aku tak salah memilihmu
bicaramu lembut seperti seorang permaisuri
kau menyapaku dengan penuh kasih sayang
aku semakin yakin bahwa kaulah orangnya
yang akan menemani hari demi hari yang kulalui
dan membuatnya menjadi lebih berwarna
kita yang akan memilih cerita kita ditiap waktu
bukan waktu yang menentukan cerita kita
aku senang dapat membuat orang lain iri akan kedekatan kita
namun ternyata aku salah memilihmu
akulah yang meyakinkan diriku bahwa kau orang yang tepat
aku tak percaya
kau berbeda kau berubah
kau tak pernah menyapaku seperti dulu lagi
sorot matamu tak seindah dulu lagi
tatapan matamu seperti kilatan api yang meledak-ledak
kau membuatku tak dapat menyapamu dan bercanda lagi
ku merasakan seolah ada dinding yang menghalangi kita
hatiku berguncang seperti dilanda gempa bumi
aku bertanya apa yang salah
mengapa kita yang sekarang tidak seperti kita yang dahulu

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

PINK QUILTED LEATHER WRISTLET WALLET

Rindu

Late Surprise